Positif Corona Bertambah, Gustu Haltim Ubah Strategi

0
42
Wakil Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Halmahera Timur, Mikael Sitanggang

MABA,MPe – Tim Gugus Tugas (Gustu) Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), rencana mengubah strategi pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19). Hal ini dilakukan, lantaran penyebaran Covid di Kabupaten Haltim kian meningkat.

Wakil Ketua Tim Gustu Covid-19 Kabupaten Haltim, Mikael Sitanggang saat di Konfirmasi Rabu (1/7/2020) membenarkan bahwa, Tim Gugus bakal melakukan perubahan strategi penanganan, dimana sudah dibahas pada rapat evaluasi pada Selasa kemarin.

Sitanggang yang Juga Kapolres Haltim itu menambahkan, hasil rapat terkait perubahan strategi tersebut masih akan disampaikan ke Bupati Haltim Selaku Ketua Tim Gugus.

“Kemarin kita sudah bahas soal perubahan strategi penanganan akan tetapi masih menunggu ketua tim,” katanya.

Dikatakan, perubahan tersebut atas dasar terjadi peningkatan jumlah pasien positif Covid. Berdasarkan data yang diperoleh Kabupaten Halmahera Timur saat ini, sudah 13 orang, sementara data terakhir Tim gugus Provinsi Maluku Utara, kasus positif di Haltim mengalami peningkatan sebanyak 58 orang.

“Sehingga, total orang yang terkonfirmasi positif sebanyak 71 orang. Padahal, sebelumnya hanya 13 orang pada 29 Juni 2020,” ucapnya.

Sementara untuk penggunaan rapid tes di Haltim kata dia, sebanyak 717 dengan hasil 123 orang, non Reaktif 594 orang.

Mikael melanjutkan, Tim Gugus Haltim saat ini telah bersinergi dengan PT. Antam Tbk, dalam rangka mendukung pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19, dengan langkah preventif melalui uji rapid dan swab kepada masyarakat.

Gustu Haltim juga tetap melakukan tanggap darurat dengan menyiapkan tempat karantina bagi warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 maupun tindakan medis lainnya yang diperlukan.

“Isolasi mandiri akan kami lakukan terhadap orang-orang yang dalam kategori ODP,” tutup Mikael. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here