Wali Kota Tikep Dinyatakan Sembuh COVID-19

0
64
Wali Kota Tikep, Capt Ali Ibrahim dinyatakan sembuh COVID-19

TERNATE,MPe – Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Maluku Utara menyatakan, berdasarkan pemeriksaan flow-up melalui TCM RSU Chasan Boesoerie Ternate, dengan hasil negatif kedua, maka Wali Kota Tidore Kepulauan Capt Ali Ibrahim telah dinyatakan sembuh.

“Wali Kota Tikep sebagai pasien 128 dinyatakan sembuh, sehingga perkembangan pasien COVID-19 sembuh hingga hari ini menjadi 89 orang,” kata Jubir Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Malut, dr Alwia Assagaf,M.Kes melalui konferensi pers di Ternate, Kamis.

Wali Kota Tikep sendiri selama sebulan menjalani masa karantina di RSU Chasan Boesoerie Ternate dan Sahid Hotel setelah diagnosa terpapar COVID-19.

Sehingga, hasil pemeriksaan swab follow up ketiga dan keempat dan menerima hasil dari laboratorium Prodia Ternate dan melihat kondisi keadaan umum Wali Kota relatif membaik, sehingga Wali Kota Tikep sembuh.

Kendati sembuh, Wali Kota telah melaksanakan aktifitas secara normal, tetapi dianjurkan untuk beristirahat selama 14 hari untuk pemulihan.

Wali Kota sendiri menjalani isolasi di RSU Chasan Boesoerie bersama istrinya Ny Sulama Ali Ibrahim terkonfirmasi positif dan meninggal dunia saat menjalani perawatan di ruang isolasi RSU Chasan Boesoerie Ternate.

Menurut dia, almarhumah meninggal pada umur 56 tahun, Minggu (31/5) malam pukul 22.30 WIT, di ruang isolasi RSUD Chasan Boesoerie karena terinfeksi COVID-19, jenazah isteri Wali Kota telah diberangkatkan ke Kota Tidore pada Senin (1/6) dikebumikan.

Selain itu, Alwia Assagaf menyatakan, kondisi istri Gubernur Malut Faoniah Gani Kasuba juga dilaporkan kondisinya telah membaik dan menunggu pemeriksaan spesimen kedua yang akan diterimanya pada (27/6) Besok.

Sementara itu, Gugus Tugas melaporkan untuk hari ini terkonfirmasi positif COVID-19 bertambah 77 orang, dengan sebaran 31 orang berasal dari Kota Ternate, 21 orang asal Tidore Kepulauan, Halmahera Selatan 15 orang, lima orang dari Halmahera Barat, empat orang dari Halmahera Utara dan satu orang dari Kepulauan Sula.

Dengan penambahan 77 orang pasien positif baru, maka Malut telah memiliki 637 pasien positif, selanjutnya kasus baru ini disebut sebagai kasus 561 sampai dengan kasus 637. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here