Tanpa Demo, Mahasiswa Unipas Pasang Spanduk di Depan Kantor DPRD Morotai

0
121
Mahasiswa Unipas Aksi Pasang Spanduk di Depan Kantor DPRD Kabupaten Pulau Morotai

MOROTAI,MPe – Sejumlah Mahasiswa Universitas Pasifik (Unipas) Pulau Morotai menggelar aksi pemasangan spanduk dengan tulisan ”DPRD Pulau Morotai Krisis Fungsi, Aspirasi Rakyak Terlantar, Kalau So Bagini Sapa Mo Help ???”.

Maksud dari pemasangan spanduk ini karena DPRD Morotai hanya konsentrasi ke Covid-19, sedangkan kepentingan petani dan nelayan diabaikan. Sehingga mereka meminta DPRD Morotai secepatnya membuka massa siding untuk menindaklanjuti aspirasi rakyat.

Koordinator lapangan Mahasiswa Unipas, Ekal Salman kepada Media ini, Kamis (25/6) mengatakan, aksi pemasangan spanduk ini adalah satu keresahan bagi Mahasiswa, karena di masa pendemi para anggota DPRD selalu berdiam diri di rumah sampai-sampai lupa dengan kepentingan masyarakat terutama petani dan nelayan.

“Walaupun saat ini DPRD belum membuka massa sidang, tetapi aspirasi masyarakat harus diterima. Untuk itu, kami berharap supaya massa sidang di buka secepat mungkin, agar keluhan masyarakat bisa tersalurkan secara baik,” cetusnya.

Dikatakan, para wakil rakyat harus bersentuhan langsung dengan masyarakat yang ada di enam Kecamatan, karena sebanyak 20 anggota DPRD Morotai mempunyai dapil masing-masing.

“Kami berharap, para anggota dewan jangan cuman konsentrasi ke Covid-19, karena banyak masalah. Misalnya, petani, nelayan, dan lainnya, itu yang harus di prioritaskan dan di telusuri,” ucap Ekal.

”Saya dan beberapa teman-teman memasang spanduk sore ini di depan Kantor DPRD ini sebagai teguran sebagai langkah awal,” tandasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here