DR Fahrul Minta ASN Tetap Menjaga Netralitas Selama Pilkada 2020

0
70
Komisioner Bawaslu Maluku Utara, DR Fahrul Moid

TERNATE,MPe – Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Maluku Utara, DR Fahrul Abdul Muid menegaskan pentingnya netralitas ASN yang dapat meningkatkan kualitas masyarakat dalam berdemokrasi dan profesionalisme ASN.

Sebagai tindaklanjut dari kerjasama penanganan pelanggaran netralitas ASN dalam bentuk memorandum of understanding (MoU) antara Bawaslu dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Fahrul Abdul Muid berharap dapat terlaksana dengan baik di Provinsi Maluku Utara terutama delapan kabupaten/kota yang melaksanakan Pilkada 2020.

“Kita berharap apa yang telah menjadi kesempatan Bawaslu dan KASN dalam ditindaklanjuti Bawaslu dan Pemerintah daerah,”kata Fahrul Abdul Muid.

Untuk itu, Fahrul meminta Kepala Daerah serta Sekda sebagai pembina kepagawaian di daerah mengistruksikan jajarannya kalangan ASN agar selalu mematuhi kode etik ASN serta aturan yang berlaku di bagi ASN.

“Para ASN harus netral dalam melayani masyarakat, mereka harus netral dari politik, mereka harus netral untuk tidak memberikan preferensi politik. Kalau ini dilanggar berarti sudah tidak netral lagi,” pesan Fahrul.

Kerjasama Bawaslu KASN adalah bentuk kerja sama kemitraan strategis itu dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pengawasan Netralitas ASN Pada Pemilihan Serentak 2020.

Sebagaimana pesan Ketua Bawaslu RI lanjut Fahrul, penguatan dan kolaborasi kerja sama ini atas tindak lanjut MoU kedua lembaga ini sangat penting untuk mengupayakan langkah-langkah antisipasi pencegahan potensi pelanggaran netralitas yang dilakukan kalangan ASN di daerahnya masing-masing yang menyelenggarakan pilkada.

Fahrul Abdul Muid menegaskan, seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Kota yang melaksanakan Pilkada di Maluku Utara akan mendukung dan siap mengawasi dengan lebih tegas terkait netralitas ASN ini.

Ko“Penguatan kerja sama ini akan lebih meningkatkan efektivitas dan efisiensi tugas-tugas pengawasan kedua lembaga sesuai dengan kewenangannya masing-masing,” ujarnya.
Kendati tak menyebutkan jumlah kasus, akan tetapi kata Fahrul untuk Pilkada 2020 ketrlibatan dan netarlitas ASN mendominasi angka pelanggaran di Maluku Utara, dan semua telah diproses ke KASN. (HUMAS BAWASLU)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here