Pemkab Sebut Dana Pilkada Sebesar Rp 45 Miliar Aman

0
116
Kepala BPKAD Kabupaten Halmahera Utara, Mahmud Lasidji

TOBELO,MPe – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut) menyebut, dana sebesar Rp45 miliar dialokasikan untuk membiayai pelaksanaan tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada) pada Desember 2020 tetap aman.

“Tentunya, di tengah pendemi COVID-19 melanda seluruh negara Indonesia dan khususnya di kabupaten Halut, maka penanganannya membutuhkan anggaran yang luar biasa besar. Hal yang sama disisi lain, tahapan pilkada tahun 2020 juga berjalan pasca-disetujui oleh KPU RI, Bawaslu RI dan Mendagri,” kata Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Pemkab Halut, Mahmud Lasidji di Ternate, Selasa (16/6).

Menurut dia, untuk anggaran penanganan COVID-19 harus menguras sejumlah anggaran melalui item lain bahkan harus digeser ke dana penanganan COVID-19, meski telah tersususn rapi di dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Olehnya itu, ditanya apakah Dana Pilkada Halut di tahun 2020 masih pada posisi aman, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara Melalui Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Mahmud Lasidji,  mengklaim bahwa dana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada Halut) yang di Ploting sebesar Rp45 miliar masih dalam posisi aman.

“Untuk anggaran pelaksanaan pilkada tahun ini masih aman, karena tidak dilakukan pergeseran untuk kegiatan lain,” ujarnya.

Menurutnya. anggaran untuk Pilkada 2020 lebih besar kenaikannya sekitar 50 persen jika dibandingkan dengan anggaran Pilkada pada tahun 2015 yang sebesar Rp30 miliar.

Akan tetapi, di tengah pendemi COVID-19 Pemda Halut tentu siap dengan anggaran tersebut. Hal ini menyangkut dengan agenda nasional yang sudah disepakati oleh pemerintah pusat, apalagi pilkada merupakan agenda nasional yang harus disukseskan.

Dia menambahkan, dari total anggaran Rp45 miliar, terbagi di beberapa instansi antara lain KPU sebesar Rp27,8 miliar, dan Rp10,2 miliar untuk Bawaslu, Kepolisian untuk biaya keamanan Rp5,5 miliar dan lain-lain seperti Kesbangpol, Satpol, dan TNI, Rp1,5 miliar. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here