Wabup Benarkan Pernyataan Dirut RSUD Weda

0
153
Wakil Bupati Halmahera Tengah, Abd Rahim Odeyani

WEDA,MPe – Menindaklanjuti pernyataan Zulkifli Peley salah satu warga Halmahera Tengah melalui salah satu media online bahwa Bupati Edi Langkara disinyalir melakukan pencitraan dalam menuntaskan sejumlah permasalah di negeri fagogoru.

Zulkifli Peley menyinggung beberapa persoalan diantaranya tidak adanya dokter spesialis di Rumah Sakit Umum Daerah. Menjawab persoalan itu bahwa Dokter yang sudah ada menurut Direktur RSUD dr Safril Samiun bahwa di RSUD Weda sudah ada beberapa dokter spesialis seprti dokter Kandungan, Dokter Patologi Klinik sedangkan untuk Dokter Anestesi masih menunggu jadwal pesawat tanggal 10 bulan ini, mudah-mudahan jika tidak terjadi perubahan jadwal maskapai.

“Untuk dokter spesialis lainnya dari bulan Februari lalu kami sudah usulkan langsung ke Kementerian Kesehatan dan pihak Kementerian Kesehatan Merespon Melalui Program PGDS (Pendayagunaan Dokter Spesialis) melalui Online, namun semua itu tergantung kemauan dokter spesialis itu sendiri dan pencarian dokter spesialis ini juga dilalakukan melalui proses per individu,” kata dr Safril.

Selain itu, di bulan April yang lalu kami juga sudah mengirimkan surat usulan yang kedua perihal kebutuhan dokter spesialis ke Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan RI dan Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kementerian Kesehatan RI.

Sementara Wakil Bupati Halmahera Tengah Abd Rahim Odeyani saat dikonfirmasi membenarkan pernyataan Direktur RSUD Weda.

“Upaya untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang terbaik di RSUD weda saat ini, terus kami lakukan dgn scenario jangka pendek yaitu loby dan permintaan melalui kementerian kesehatan RI maupun melalui fakultas kedokteran di beberapa universitas yang ada di Indonesia, itupun butuh waktu, apalagi dengan mewabahnya pandemi COVID-19 dan berdampak terhadap penutupan moda transportasi, tetapi untuk scenario jangka panjang.

Sehingga kami sekolahkan putra/i asal Halteng setiap tahun 5 org baik di fak. Kedokteran unkhair Ternate maupun di universitas lain di Indonesia dgn biaya APBD, sehingga target 5 tahun nanti kita sudah memiliki 25 org dokter asal Halmahera Tengah yang tentu akan mengabdi didaerah ini.

“Dalam kepemimpinan kami  “Elang-Rahim” kritikan seperti itu adalah hal yang biasa, tentu kritikan yang baik dan konstruktif akan kami terima sebagai bagian dari kontrol publik terhadap pemerintah,” kata Abd Rahim Odeyani.

Wabup dari partai Nasdem ini juga katakan bahwa “Elang-Rahim” memilih tetap melakukan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Tengah. Bekerja terus untuk menyukseskan program pembangunan yang telah kami tuangkan dalam rencana pembangunan selama lima tahun. (Sahril)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here